Wali Kota Binjai Lepas Kafilah MTQ dan Petugas Sensus Ekonomi 2026, Serta Berikan Penghargaan ASN Purna Tugas

Pelepasan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan petugas sensus ekonomi menjadi momen penting yang dihadiri oleh Wali Kota Binjai, Drs. Amir Hamzah, MAP, pada senin, 15 Juni 2026. Dalam acara yang diselenggarakan di Lapangan Apel Pemko Binjai ini, Wali Kota tidak hanya memberikan support kepada tim yang akan berkompetisi, tetapi juga menekankan pentingnya data akurat untuk pembangunan daerah. Dengan semangat dan harapan, masyarakat menantikan prestasi kafilah MTQ yang akan membawa nama baik Kota Binjai.
Pelepasan Kafilah MTQ Kota Binjai
Pada acara apel gabungan tersebut, Wali Kota Amir Hamzah secara resmi melepas 55 anggota kafilah MTQ Kota Binjai yang akan berpartisipasi dalam MTQ XL Provinsi Sumatera Utara. Momen ini menjadi simbol dukungan penuh dari Pemerintah Kota kepada para peserta untuk memberikan performa terbaik mereka.
“Kami berharap para peserta dapat menunjukkan kemampuan dan menjaga nama baik daerah kita selama pelaksanaan MTQ,” ungkap Amir Hamzah. Harapan ini menjadi pendorong semangat bagi para anggota kafilah yang telah mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi kompetisi.
Peran Dinas Perpustakaan dalam Pengembangan SDM
Dalam sambutannya, Wali Kota juga menekankan pentingnya peran Dinas Perpustakaan Kota Binjai dalam penguatan sumber daya manusia. Melalui program-program yang ada, Dinas Perpustakaan diharapkan mampu meningkatkan budaya literasi di masyarakat. Data terakhir menunjukkan bahwa tingkat kegemaran membaca masyarakat Kota Binjai berada pada angka 57,08, yang tergolong dalam kategori sedang.
Untuk meningkatkan capaian ini, Pemko Binjai merancang berbagai program literasi di tahun anggaran 2026, antara lain:
- Pelatihan kepenulisan berbasis budaya lokal
- Lomba konten literasi
- Peningkatan kompetensi pustakawan
- Perlombaan literasi bagi pelajar
- Program penggalakan budaya membaca di kalangan masyarakat
Digitalisasi Arsip dan Tata Kelola yang Lebih Baik
Selain program literasi, Pemko Binjai juga berkomitmen untuk mendorong digitalisasi arsip. Salah satu langkah yang diambil adalah penerapan aplikasi SRIKANDI di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Wali Kota menginstruksikan seluruh kepala OPD untuk memperkuat tata kelola arsip dan melengkapi sarana kearsipan yang ada.
Dengan langkah ini, diharapkan pengelolaan arsip menjadi lebih efisien dan transparan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik di tingkat pemerintah daerah.
Pemberian Penghargaan kepada ASN Purna Tugas
Dalam rangkaian acara tersebut, Wali Kota juga memberikan cinderamata kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas. Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di Pemerintah Kota Binjai.
“Kami menghargai semua kontribusi yang telah diberikan, dan semoga pengalaman yang didapat selama bertugas dapat bermanfaat di masa depan,” tambah Amir Hamzah.
Motivasi untuk Petugas Sensus Ekonomi 2026
Tak hanya itu, Wali Kota juga memberikan motivasi kepada petugas sensus ekonomi 2026 yang baru saja memulai pendataan di lapangan. Menurutnya, ketelitian dan integritas menjadi kunci utama dalam menghasilkan data yang akurat. Data yang berkualitas akan menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Setiap data yang dikumpulkan memiliki nilai penting bagi pembangunan. Kualitas data hari ini akan menentukan kualitas kebijakan di masa mendatang demi terwujudnya Kota Binjai yang maju dan sejahtera,” tutup Amir Hamzah.






