Kesehatan Jasmani

Duduk Terlalu Lama = Rusak Sendi? Coba 5 Peregangan Ini Sekarang Juga!

Pernah merasa pegal, kaku, atau bahkan nyeri setelah duduk terlalu lama di depan layar komputer? Jika iya, kamu tidak sendirian. Duduk dalam waktu lama memang bisa memberi dampak buruk pada tubuh, terutama sendi dan otot.

Kenapa Duduk Lama Dapat Mengganggu Otot?

Saat seseorang duduk lama sekali, persendian dan ligamen mendapat tekanan terus-menerus. Sirkulasi tubuh cenderung kurang lancar, mengakibatkan pegal. Apabila perilaku ini terus dilakukan, ketahanan tulang dapat terganggu dalam jangka panjang.

Kelebihan Gerakan Ringan Dalam Kondisi Tubuh

Peregangan tidak sekadar membantu mengurangi nyeri, tapi juga melancarkan sirkulasi darah. Bahkan, gerakan ini dapat menjadikan tulang lebih sehat dan mengurangi gangguan otot. Lewat rutinitas ringan ini, ketahanan fisik tetap baik meski lama di kursi.

Lima Macam Stretching Sederhana Untuk Diterapkan Sekarang

Stretching Kepala

Goyangkan leher perlahan ke kiri. Aktivitas ini berguna mengurangi kaku di sendi leher.

2. Peregangan Bahu

Tarik bagian atas tubuh ke belakang lalu kembalikan secara tenang. Gerakan ini mencegah ketegangan akibat posisi lama.

Stretching Lengan

Ulurkan kedua tangan ke depan, lalu lenturkan jari-jari ke arah belakang. Stretching ini baik untuk sendi tangan yang cepat kaku.

Gerakan Belakang Tubuh

Tetap di kursi, tekuk tubuh ke depan hingga telapak menyentuh lantai. Peregangan ini meregangkan otot punggung yang lelah.

5. Peregangan Kaki

Rentangkan satu kaki ke depan, tahan beberapa detik, lalu ganti kaki. Latihan ini mencegah nyeri di sendi lutut.

Tips Supaya Konsisten Mengerjakan Gerakan Ringan

Buat pengingat alarm setiap satu jam. Biasakan peregangan ketika istirahat. Kombinasikan peregangan dengan minum air. Ajak teman atau rekan kerja supaya tidak bosan.

Ringkasan

Kebiasaan duduk lama akan melemahkan sendi jika tidak diantisipasi dengan peregangan. Sekadar 5 menit stretching setiap hari dapat melindungi kebugaran tubuh agar tetap sehat. Jadi, jangan tunggu untuk mengerjakan peregangan dan rasakan manfaatnya. 

Related Articles

Back to top button

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id