Laporan Relawan MBG ke Polisi Terkait Dugaan Pelecehan oleh Anggota DPRD Kota Serang, Penjelasan dari Kuasa Hukum

Sebuah kasus yang cukup menggemparkan terjadi di Kota Serang. Seorang relawan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berusia 40 tahun berinisial NW melaporkan tindakan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh anggota DPRD Kota Serang berinisial DK.
Kejadian Pelecehan oleh Anggota DPRD Kota Serang
Kasus ini bermula saat NW dan DK bertemu di rumah sewaan NW. Mereka berdiskusi mengenai sewa rumah yang akan digunakan sebagai dapur program MBG di Kecamatan Banjar, Kota Serang. Setelah mencapai kesepakatan dan berjabat tangan, DK diduga mencium dan merangkul NW secara paksa hingga NW berteriak kaget.
Laporan ke Polisi dan PKB
NW bersama keluarganya kemudian memberi laporan kasus ini ke kepolisian dan ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Serang. Mereka juga berencana melapor ke Badan Kehormatan DPRD.
Klarifikasi dari Kuasa Hukum DK
Sementara itu, DK melalui kuasa hukumnya, Erwan, memberikan klarifikasi mengenai tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Erwan membantah tuduhan tersebut dan menganggapnya sebagai fitnah yang direncanakan.
Pernyataan DK
DK sendiri juga membantah tuduhan tersebut. Menurutnya, ini hanya masalah sengketa kerja sama bisnis. DK bahkan melaporkan balik pihak NW atas dugaan pencemaran nama baik. “Saya tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan. Saya hanya pernah mengantar pelapor pulang karena searah setelah kegiatan di dapur MBG,” kata DK.
Tuntutan dari Masyarakat Banjar
Sebelumnya, tokoh masyarakat Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang meminta Polres Pandeglang segera memproses dugaan pelecehan terhadap NW. Dugaan pelecehan ini diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kota Serang dari Fraksi PKB di dapur SPPG Banjar. Odon, salah satu tokoh masyarakat tersebut, meminta kasus ini menjadi perhatian. Menurutnya, selain merugikan masyarakat Banjar, dugaan pelecehan tersebut bukanlah kali pertama terjadi.
Keberadaan Korban Lain
“Korban bukan hanya NW. Ada korban lainnya juga,” kata Odon. Odon bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan Ikades Kecamatan Banjar berharap ada kepastian hukum terhadap dugaan pelecehan tersebut. “Kami mendukung agar proses hukum segera dilakukan,” tegasnya.
Reaksi Masyarakat Banjar
Odon menegaskan bahwa masyarakat Banjar akan mengambil langkah tegas dan segera bersurat ke DPP PKB. “HDK ini Wakil Rakyat Kota Serang dan mencari rezeki di wilayah kita bukan wilayah dan zonanya. Tapi kenapa dia menyakiti masyarakat Banjar,” ujarnya.